PROFIL SEKOLAH

                                            

                                                 KONDISI NYATA SEKOLAH 

 

A.    KONDISI SMP NEGERI 1 JULI

 

1.      Profil / Identitas Sekolah


        

Nama sekolah                          :  SMP Negeri 1 Juli

Alamat                                     :  Jln. Tgk. Chiek Ditiro Km. 5 Juli - Bireuen

Desa                                        :  Meunasah Teungoh

Kecamatan                              :  Juli

Kabupaten                               :  Bireuen

NSS                                         :  201061209021

NPSN                                      :  10107031

Nama Kepala Sekolah             : Yusuf, S. Pd

Nama Bendahara                    :  S a b r i

Nama Komite Sekolah            :  Ridwan Yusuf

Email                                       :  smpn1juli@gmail.com

SMP Negeri 1 Juli berlokasi di Jln. Tgk. Chiek Ditiro Km. 5 Juli – Bireuen Desa Meunasah Teungoh Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen.

 

 

2.      Visi Sekolah

“Unggul dalam mutu, agama dan budaya sebagai dasar berprilaku”.

 

3.      Misi Sekolah

ü  melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif

ü  menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif

ü  mendorong dan membantu setiap siswa untuk dapat berkembang secara optimal

ü  menumbuhkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

ü  menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa

ü  mendorong lulusan yang berkualitas, berprestasi, berakhlak tinggi, dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa.

 

4.      Tujuan Sekolah

Adapun yang menjadi tujuan sekolah adalah:

1.      Sekolah dapat mewujudkan kinerja sekolah yang baik dan lulusan yang berprestasi/berkualitas yang beriman dan akhlak mulia

2.      Dapat mewujudkan perilaku warga sekolah berakhlak, disiplin, bekerja keras, dalam rangka mencapai cita-cita, prestasi dan prestise

3.      Dapat mewujudkan budaya warga sekolah saling menghormati

4.      Dapat mewujudkan sekolah yang asri dan adiwijaya dengan membudayakan keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kenyamanan, dan kekeluargaan.

 

5.      Data Guru / Pegawai

SMP Negeri 1 Juli kini memiliki guru sebagai tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sekolah yang cukup. Jumlah tenaga pendidik dan kependidikan sebanyak 88 orang dengan rincian, kepala sekolah, guru (guru PNS 32 orang dan non PNS 30 orang), tenaga magang 12 orang, tenaga kependidikan (pegawai tetap PNS 5 orang), 9 orang pegawai TU tidak tetap                     ( 2 orang operator, 5 orang pegawai administrasi, 1 orang cleaning service dan 1 orang penjaga malam).

 

6.      Data Siswa Tahun Pelajaran 2020/2021

Sekolah SMP Negeri 1 Juli merupakan sekolah urutan 1 di kecamatan Juli untuk tingkat menengah pertama dari 6 sekolah yang ada di kecamatan Juli. Tahun pelajaran 2020/2021 SMP Negeri 1 Juli membina 467 siswa yang terbagi ke dalam 16 rombel dengan masing-masing 15 rombel  6 rombel tingkat kelas VII, 5 rombel tingkat kelas VIII dan 5 rombel tingkat kelas IX. Setiap ruang kelas menampung rata-rata sebanyak 27-32 siswa.

 

7.      Data Sarana dan Prasarana

Jumlah sarana yang ada di SMP Negeri 1 Juli berdasarkan:

Tanah:

·         Status tanah              :  Milik Sendiri

·         Luas tanah                :  6.247 M2

·         Luas bangunan          :  2.815 M2

·         Luas perkarangan      :  4.432 M2

 

No

Unit Bangunan

Jumlah

Kondisi

Baik

Rusak Ringan

Rusak Berat

1

Ruang Kepala Sekolah

1

Ö

 

 

2

Ruang Guru

1

Ö

 

 

3

Ruang Kelas

15

 

Ö

 

4

Ruang Lab Komputer

1

Ö

 

 

5

Ruang Laboratorium IPA

1

 

Ö

 

6

Mushalla

1

 

Ö

 

7

Kantin

1

 

Ö

 

8

WC/Toilet Guru

2

 

Ö

 

9

WC/Toilet Siswa

4

 

Ö

 

10

Lapangan Upacara

1

Ö

 

 

 

8.      Prestasi yang dicapai

Prestasi guru yang diraih SMP Negeri 1 Juli yaitu juara 2 guru prestasi tingkat kabupaten tahun 2006, juara 1 guru prestasi tingkat kabupaten tahun 2009. Sedangkan prestasi siswa yaitu:

·         Juara 3 drumband tingkat kabupaten tahun 2014

·         Juara harapan  1 drumband tingkat kabupaten tahun 2016

·         Juara 1 OSN Matematika tingkat kabupaten tahun 2016

·         Juara 1 MTQ putri tingkat kabupaten tahun 2019

·         Juara 1 pidato putra tingkat rayon

·         Juara 1 atletik putri tingkat kabupaten

·         Juara 2 FL2SN menyanyi solo tingkat kecamatan tahun 2019

·         Juara 2 FL2SN menyanyi solo tingkat kecamatan tahun 2014

·         Juara 1 FL2SN tari tingkat kecamatan tahun 2014

·         Juara 1 MTQ tingkat kabupaten tahun 2015

·         Juara tahun 2015

Pemetaan kinerja SMP Negeri 1 Juli dilihat dari pencapaian delapan standar pendidikan dapat diuraikan sebagai berikut:

1.      Standar Isi

·         Kurikulum 2013

SMP Negeri 1 Juli telah memiliki kurikulum sendiri yang dikembangkan dengan menggunakan panduan yang disusun BSNP dengan mempertimbangkan karakter daerah, kebutuhan sosial masyarakat, kondisi budaya, usia peserta didik dan kebutuhan pembelajaran. Mata pelajaran Bahasa Daerah adalah mata pelajaran muatan local sekolah yang merupakan kebutuhan sosial masyarakat Kabupaten Bireuen yang mayoritas beragama Islam yang ingin melestarikan bahasa daerah aceh, dan meningkatkan ketaqwaan dalam menjalankan syariat islam.

SMP Negeri 1 Juli menerapkan kurikulum 2013. Kurikulum di sekolah dikembangkan berdasar 7 prinsip yang telah melibatkan guru, kepala sekolah. Dinas pendidikan, komite/masyarakat sebagai berikut:

1)      Berpusat pada potensi perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya

2)      Beragam dan terpadu

3)      Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni

4)      Relevan dengan kebutuhan kehidupan

5)      Menyeluruh dan berkesinambungan

6)      Belajar sepanjang hayat

7)      Keseimbangan antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Kurikulum sekolah (kurikulum k 13) untuk kelas VII, VIII dan kelas IX memuat 10 mata pelajaran muatan nasional dan dua mata pelajaran muatan lokal. Alokasi waktu mata pelajaran sebagai berikut:

No

Mata Pelajaran

Jam Per-Minggu

Ket

A.    Mapel Wajib

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Pendidikan Agama

PKN

Bahasa Indonesia

Matematika

IPA

IPS

Bahasa Inggris

Seni Budaya

PJOK

Prakarya

3 JP

 3 JP

6 JP

 5 JP

5 JP

 4 JP

4 JP

3 JP

3 JP

2 JP

 

TOTAL

 

 

 

B.     Muatan Lokal

 

1

2

 

TIK

Akhlah mulia

 

1 JP

1 JP

 

 

Total jumlah jam pelajaran perminggu 40 jam pelajaran per rombel x 15 Rombel =  600 jam pelajaran perminggu.

 

·         Silabus

Silabus yang dikembangkan oelh guru-guru berdasarkan Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan panduan penyusunan KTSP kegiatan penyusunan dan pengembangan silabus dilakukan secara mandiri ataupun berkelompok dalam pertemuan MGMP sekolah ataupun MGMP mata pelajaran tingkat kabupaten. Diakui bahwa silabus yang dikembangkan oleh guru-guru belum sepenuhnya berasal dari hasil pemikiran sendiri namun sebahagian masih mencontoh silabus dari sekolah-sekolah lain atau mendowlod dari internet dengan beberapa perbaikan. Kegiatan pembelajaran yang dirancang dalam silabus sudah membagi kedalam bentuk tatap muka (TM), penugasan terstruktur (PT).

Guru-guru memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun berdasarkan pada prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran baik mata pelajaran muatan nasional ataupun mata pelajaran muatan local. Seperti halnya dengan silabus, kegiatan penyusunan RPP juga dilakukan oleh guru-guru secara mandiri ataupun berkelompok dalam pertemuan MGMP sekolah ataupun MGMP mata pelajaran tingkat kabupaten. RPP yang disusun guru sebahagian masih meng-copy paste RPP sekolah lain dengan beberapa perubahan-perubahan. Namun tentu ada juga beberapa guru yang telah menyusun RPP berdasarkan hasil pemikiran sendiri ataupun berkelompok dengan memperhatikan lingkungan sekolah atau siswa, nilai-nilai, norma-norma yang ada dalam masyarakat Bireuen.

 

Metode  pembelajaran yang dirancang guru-guru dalam silabus dan RPP sebahagian sudah menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, kreatif dan memotivasi siswa. Sebahagian guru masih ada juga yang menggunakan pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran langsung.

Terbatasnya jumlah buku referensi yang dimiliki sekolah mengakibatkan terbatasnya sumber belajar dari buku. Buku-buku yang disediakan sekolah paling lama bertahan sekitar tiga tahun dimanfaatkan oleh siswa, karena rusak akibat pemakaian dan perawatan yang kurang baik. Umur penggunaan buku-buku paket yng singkat sangat terkait dengan kepribadian siswa yang senang merusak atau menghilangkan buku-buku yang dipinjamkan.

Untuk meningkatkan mutu pelaksanaan proses pembelajaran di kelas, pengawas, kepala SMP Negeri 1 Juli, wakil kepala sekolah dan guru senior yang berkompeten, melakukan supervise dan evaluasi proses pembelajaran secara rutin 2 kali setahun.

 

2.      Standar Proses

Kegiatan ekstrakurikuler yang terlaksana di SMP Negeri 1 Juli mengacu kepada kebutuhan pengembangan pribadi siswa. Program kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan diantaranya pembinaan Tahfiz Al-Qur’an, pembinaan karakter siswa, OSN, kepramukaan, kesenian/FLS2N, O2SN, pencak silat dan Drumband.

Pemenuhan akan kebutuhan pengembangan pribadi siswa dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling (BK), tidak ada tenaga konseling di SMP Negeri 1 Juli secara khusus yang memiliki program rencana dan melaksanakan BK pada 467 siswa. Seyogyanya setiap guru BK memberikan layanan rata-rata kepada 150 orang siswa. Dalam hal ini, sekolah masih membutuhkan tenaga konseling sebanyak 3 orang. Disebabkan tidak ada tenaga konseling khusus, tugas dan fungsi tersebut diperbantukan kepada 1 guru mata pelajaran PNS dan 2 guru yang masih honor di sekolah bersangkutan. Kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga tergolong dalam standar proses.

 

3.      Standar Kompetensi Lulusan

Perolehan rata-rata tertinggi/terendah nilai Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2016/2017, 2017/2018 dan 2018/2019. Tahun 2016/2017 masing-masing mata pelajaran berturut-turut Bahasa Indonesia 86,00/24,00, Bahasa Inggris 60,00/20,00, Matematika 70,00/12,50, IPA 67,70/17,50. Tahun 2017/2018  Bahasa Indonesia 86,00/22,00, Bahasa Inggris 66,00/18,00, Matematika 65,00/15,00, IPA 65,00/20,00. Tahun 2018/2019  Bahasa Indonesia 86,00/24,00, Bahasa Inggris 58,00/24,00, Matematika 57,50/17,50, IPA 57,50/20,00. Nilai UN siswa untuk semua mata pelajaran mengalami penurunan, banyak siswa tidak mencapai kompetensi.

            Tahun pelajaran 2016/2017 dan seterusnya yaitu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dimana setiap peserta didik yang kelas IX (Sembilan) wajib menggunakan komputer untuk mengikuti Ujian Nasional. Sebelum mengikuti UNBK siswa-siswi kelas IX mengikuti Ujian Try Out, Ujian Sekolah (US), Ujian Sekolah Berstandar Negara (USBN) dan Ujian Simulasi untuk persiapan menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Program pembelajaran remedial dan pengayaan bagi siswa yang belum tuntas disediakan waktu dalam  jadwal jam tatap muka setiap selesai ulangan harian di pagi hari. Pembelajaran remedial dan pengayaan yang dilaksanakan di sore hari hanya untuk siswa kelas IX guna untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional itupun banyak siswa yang tidak hadir.

Untuk mengembangkan nilai-nilai agama khususnya islam dan budaya masyarakat Bireuen. SMP Negeri 1 Juli melaksanakan kegiatan pesantren kilat setiap bulan ramadhan. Selain itu, sekolah mengembangkan budaya 5 S yaitu senyum, sapa, salam, sopan dan santun setiap bertemu baik guru ataupun siswa.

 

4.      Standar Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Jumlah guru yang mencapai 64 orang, terdiri dari 32 orang guru PNS, 30 orang guru bakti, 12 orang guru magang dan tenaga administrasi sekolah sebanyak 14 orang, terdiri dari 5 orang pegawai tetap, 9 orang pegawai bakti (2 orang operator, 5 orang tenaga ADM, 1 orang petugas kebersihan dan 1 orang petugas jaga malam) sudah memenuhi standar jumlah pendidik dan tenaga kependidikan sekolah. Guru yang sudah berkualifikasi S1 sebanyak 91%, D1 sebanyak 3%, DII sebanyak 3% dan DIII sebanyak 3 %. Tenaga tata usaha yang sudah berkualifikasi S1 sebanyak 20%, SMA sebanyak 80 %.

Standar kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan SMP Negeri 1 Juli belum terukur karena belum ada hasil penilaian yang mengukur berapa tingkat pencapaian kompetensi masing-masing.

 

5.      Standar Sarana dan Prasarana Sekolah

SMP Negeri 1 Juli memiliki luas lahan 6.247 m2  dengan banyak 15 kelas berlantai satu.

Ruang kelas yang digunakan sebagai tempat proses belajar mengajar sebanyak 15 ruang kelas dengan luas masing-masing (9 x 7) m2 per ruang kelas. Setiap ruang kelas masing-masing memiliki satu papan white board besar untuk kegiatan belajar, satu papan white board kecil untuk absensi, satu meja dan satu kursi guru, masing-masing satu meja dan kursi untuk setiap siswa.

Ruang guru berukuran (18 x 7) m2 memuat 40 pasang meja dan kursi guru, 2 papan data, 5 lemari (untuk wakil kepala sekolah, guru olahraga, alat paraga dan pecah belah), satu buah jam dinding. Ruang perpustakaan terdiri 1 unit dengan luas masing-masing (10 x 15) m2. Jumlah buku teks pelajaran mencukupi sesuai dengan jumlah siswa.

Sarana dan prasarana sekolah lainnya adalah ruang tata usaha gabung dengan ruang kepala sekolah, laboratorium IPA, ruang laboratorium TIK, gudang, musalla (ruang kelas), WC guru, WC siswa, dan kantin/koperasi sekolah sederhana.

 

6.      Standar Pengelolaan

Visi dan misi serta tujuan pendidikan SMP Negeri 1 Juli sudah disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat ataupun pemangku kepentingan melalui beberapa cara diantaranya menuliskan di papan, ditempelkan di dinding sekolah, dipasang di blog guru, dan melalui persuratan.

Rencana Kerja Sekolah (RKS), Rencana Kerja Tahunan (RKT) ataupun secara Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) belum disosialisasikan kepada warga sekolah. Demikian  pula dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) disosialisasikan kepada warga sekolah. Sekolah belum pernah melakukan pengisian EDS bersama Tim Pengembang Sekolah (TPS) sehingga RKAS yang disusun masih mengacu pada cara lama namun sudah mengelompokkan kedalam delapan standar.

Kegiatan supervisi sudah dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan sehingga sudah mudah untuk mengukur dan menilai kinerja untuk melakukan perbaikan-perbaikan terutama dalam peningkatan hasil belajar siswa.

Pengumpulan dan penggunaan data sudah menggunakan sistem informasi berbasis ICT program office. Informasi sekolah dapat diakses melalui telepon (Email pribadi guru) jardiknas.

 

7.      Standar Pembiayaan

SMP Negeri 1 Juli mempunyai Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) namun hanya disusun oleh kepala sekolah, beberapa guru serta bendahara sekolah dan disertai dengan SK Tim Pengembang Sekolah (TPS). Penyusunan RKAS belum melibatkan secara langsung pihak komite sekolah ataupun pemangku kepentingan yang relevan, namun demikian tetap melibatkan usulan-usulannya.

Sumber keuangan sekolah masih tergantung pada ketentuan pada bantuan pemerintah berupa dana BOS dan dana pendidikan gratis pemerintah provinsi Aceh dan pemerintah kabupaten Bireuen. Sekolah belum mampu untuk mencari sumber keuangan lain misalnya dengan membangun kerja sama yang saling menguntungkan dengan dunia usaha dan industry.

Penyusunan rencana keuangan sekolah sepenuhnya dilakukan secara transparan, efisiensi dan akuntabel. Laporan keuangan sekolah hanya ditujukan kepada pemerintah sebagai pemberi dana.

 

8.      Standar Implementasi Sistem Penilaian

Sebagian guru mata pelajaran sudah menyusun perencanaan penilaian berdasarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar. KKM yang telah ditetapkan oleh masing-masing guru mata pelajaran diinformasikan oleh sebagian guru kepada siswa diawal pertemuan tatap muka dan sebagiannya menginformasikan KKM sebelum pelaksana setiap ulangan harian.

Guru melaksanakan penilaian melalui pelaksanaan ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, kenaikan kelas, ujian sekolah dan ujian nasional. Penilaian melalui ulangan harian kadang tidak dilaksanakan berdasarkan rencana yang telah dibuat oleh sebagian guru.

Hasil penilaian sebahagian guru pada pelaksanaan ulangan harian ataupun tugas-tugas pekerjaan rumah ditambahkan informasi berupa komentar dan masukan untuk pekerjaan. Setiap guru manyampaikan hasil penilaian sikap dan akademik siswa kepada kepala sekolah.

Hasil penilaian dijadikan dasar bagi sebahagian guru sebagai koreksi untuk melakukan perbaikan pembelajaran berikutnya.

1.      Visi Sekolah

“Unggul dalam mutu, agama dan budaya sebagai dasar berprilaku”.

 

2.      Misi Sekolah

ü  melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif

ü  menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif

ü  mendorong dan membantu setiap siswa untuk dapat berkembang secara optimal

ü  menumbuhkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

ü  menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa

ü  mendorong lulusan yang berkualitas, berprestasi, berakhlak tinggi, dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa.

 

3.      Tujuan Sekolah

Adapun yang menjadi tujuan sekolah adalah:

1.      Sekolah dapat mewujudkan kinerja sekolah yang baik dan lulusan yang berprestasi/berkualitas yang beriman dan akhlak mulia

2.      Dapat mewujudkan perilaku warga sekolah berakhlak, disiplin, bekerja keras, dalam rangka mencapai cita-cita, prestasi dan prestise

3.      Dapat mewujudkan budaya warga sekolah saling menghormati

4.      Dapat mewujudkan sekolah yang asri dan adiwijaya dengan membudayakan keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kenyamanan, dan kekeluargaan.

0 komentar:

Posting Komentar